PANDANGAN AL-QURAN AKAN STATUS WANITA MUSLIM – EPISODE 4.1
182 133
39 2 4
Artikel di bawah ini sudah diperbaharui dengan video yang memiliki suara
Firman Allah dalam Kitab Taurat berkata, “Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka” (Kitab Taurat, Kejadian 1:27).
Kitab Suci Taurat dengan jelas menyatakan kepada kita, bahwa Allah menciptakan pria dan wanita setara. Allah memandang mereka (pria dan wanita) sama. Allah tidak membeda-bedakannya, termasuk dalam hal keselamatan sorgawi.
Sayangnya kitab suci umat Muslim memberi pandangan yang berbeda. Dikatakan bahwa wanita dibawah derajat pria. Mengapa nabi umat Muslim mengajarkan demikian? Benarkah Allah melebihkan pria di atas wanita?
Ilustrasi yang terdapat pada video berikut akan menjelaskan kepada Anda. Seberapa berharganya wanita di mata Allah. Silakan klik video di bawah ini.
FOCUS PERTANYAAN UNTUK DIJAWAB PEMBACA
Staf IDI berharap Pembaca hanya memberi komentar yang menanggapi salah satu pertanyaan berikut:
- Menurut saudara, mungkinkah Allah membeda-bedakan ciptaan-Nya berdasarkan gender?
- Mengapa kitab suci umat Muslim berpandangan bahwa Allah melebihkan pria di atas wanita?
- Menurut saudara, mengapa dalam ajaran Islam terdapat diskriminasi terhadap wanita?
Komentar yang tidak berhubungan dengan tiga pertanyaan di atas, baik dari Kristen maupun Islam, maaf bila terpaksa kami hapus. Untuk pertanyaan singkat, dapat mengirimkan SMS ke: 0812-81000-718.
Untuk menolong para pembaca, kami memberi tanda ***** pada komentar-komentar yang kami rasa terbaik dan paling menolong mengerti artikel di atas. Bila bersedia, silakan juga mendaftar untuk buletin mingguan, “Isa, Islam dan Al-Fatihah.â€
182 133
39 2 4sumber :http://www.videoisadanislam.com/video/pandangan-al-quran-akan-status-wanita-muslim-episode-1/?gclid=CjwKEAiAmdXBBRD0hZCVkYHTl20SJACWsZj9BGMSpSu-B8knSGRxkJie57fT-LdH0SJMtXKgnS7PoBoClHPw_wcB
BAGAST
Lelaki pemimpin bagi wanita. Lelaki dengan wanita jelas tidak sama, tidak setara.